Postingan

Menampilkan postingan dengan label Foto Cerita

Potret Anak-anak Miangas yang Ceria dan Bersemangat

Gambar
Walaupun berada di kawasan terluar paling utara Indonesia, anak-anak di Pulau Miangas tetap ceria dan bersemangat. Yuk, intip aktivitas mereka saat bermain. Begini potret cerianya sejumlah anak-anak di Pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara. Setiap hari, sejumlah anak-anak ini selalu menghabiskan waktu di sore hari untuk bermain di pantai. Pantai memang menjadi arena bermain anak-anak di Miangas yang hanya memiliki luas 3,15 kilometer persegi. Sekitar pukul 16.30 WITA, anak-anak mulau berkumpul di pantai untuk bermain. Mereka menerjang ombak menggunakan papan seluncur sederhana yang terbuat dari tripleks. Sisanya bermain di bibir pantai untuk membuat bola-bola dari pasir. Sejumlah anak-anak memamerkan bola pasir yang mereka buat. Bagaimana menurut Anda aktivitas anak-anak di pulau terluar paling utara Indonesia ini? Sumber: detiknews

MENYULAP SAMPAH MENJADI PUNDI RUPIAH

Gambar
Contoh aneka kerajinan tas yang diolah dari bahan baku sampah di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah Ibu-ibu pegiat lingkungan menimbang sampah di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah. Ibu-ibu pegiat lingkungan menimbang sampah di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah. Ibu-ibu pegiat lingkungan memilah sampah di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah. Ibu-ibu pegiat lingkungan mencuci sampah plastik yang menjadi bahan bahan baku kerajinan di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah. Seorang ibu pegiat lingkungan menunjukkan data pesanan kerajinan di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah. Ibu-ibu pegiat lingkungan mewarnai barang kerajinan di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah. Seorang ibu pegiat lingkungan menyelesaikan pembuatan kerajinan berbahan baku sampah plastik di Desa Gondangmanis, Bae, Kudus, Jawa Tengah. Seorang ibu pegiat lingkungan menyelesaikan pembuatan kerajinan berbahan baku sampah plastik di Desa Go...

Kapal Otok-Otok : “Si Buah Tangan” Tiga Generasi di Pasar Malam

Gambar
  Berlayar di Pasar Malam  Berproduksi Bersama Bentuk Dasar Rakit Antar Bagian Setengah Jadi Siluet Perak Nakhoda Ujicoba Layak Jalan Mengejat Tubuh Perahu Warna Warni Asli Buatan Indonesia Bersaing Dengan Mainan Modern Riuh rendah gelak tawa dan jerit riang anak-anak bersama orang tua mereka memecah kesunyian malam saat menaiki wahana permainan ayunan ombak hiburan pasar malam yang digelar di sebuah lahan kosong kawasan Cibiru, Bandung, Jawa Barat. Gemerlap dan gerak anggun wahana bianglala pun menarik para pengunjung yang mengantre untuk menaikinya. Kesemuanya itu seakan menenggelamkan alunan suara ketukan harmonis dan keelokan warna warni kapal otok-otok yang “berlayar” di sebuah baskom milik Casdi (40), penjaja mainan khas ini yang menggelar lapaknya di salah satu sudut pasar malam tersebut. Suara ketukan itu seakan menyerukan “Inilah kami, yang masih bertahan selama tiga generasi sebagai buah tangan kalian yang ...

Kehidupan Pelacur Kelas Bawah di China

Gambar
  Zhao Tielin adalah seorang fotografer dokumenter. Dia mengambil foto-foto pelacur desa Cina. Untuk membangun kepercayaan dengan para pelacur, Zhao menjadi teman mereka. Zhao sangat miskin pada waktu itu seperti pelacur, sehingga mereka percaya padanya secara bertahap. Kisah foto ini berkisar pada seorang gadis kecil yg cantik bernama Ah-V perkenalkan Ah V umur 16 tahun dengan pacarnya Xiaowu (umur 28, dipenjarakan dua kali untuk total 5 tahun, pengangguran ) dari Guizhou dan untuk memenuhi kebutuhan, Xiaowu membuat Ah-V bekerja sebagai pelacur.   Ah-V akhirnya hamil tidak diketahui siapa yg telah menghamilinya Ah-V memilih jalan aborsi Dia sudah hamil empat bulan dan dia tidak punya cukup uang untuk aborsi. Ketika ia akhirnya mendapat 300 RenMinBi ( sekitar 400rb ) dan pergi ke sebuah klinik desa untuk aborsi, dokter berkata, "Janin terlalu besar sekarang, uang segitu kurang."   karena Ah-v tidak punya uang untuk membayar biay...